Trading Forex: Pengertian & Cara Kerjanya

Jika Anda berpikir tentang perdagangan Forex, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Pertama, Anda perlu mengetahui apa itu Forex dan cara kerjanya. Istilah forex mengacu pada valuta asing atau valuta asing (forex).

Jadi di sini perdagangan mata uang di berbagai negara dilakukan untuk mendapatkan keuntungan atau keuntungan. Konsep perdagangan di Forex cukup sederhana.

Nilai tukar suatu pasangan mata uang, seperti rupiah terhadap USD, berubah dari waktu ke waktu. Nilai tukar inilah yang menjadi objek perdagangan Forex. Anda bisa membeli saat tren nilai tukar kuat dan Anda bisa menjual saat tren menunjukkan sebaliknya.

mahadana menawarkan berbagai program kemitraan untuk mengembangkan bisnis Anda sendiri. Tidak ada batasan, apakah Anda seorang pemula atau trader berpengalaman, manajer aset atau investor privat, blogger atau pemilik web-site, pribadi atau perusahaan, institusi keuangan atau bank, ada perencanaan kemitraan yang sesuai dengan keadaan dan tujuan Anda.

Pada dasarnya setiap orang dapat memulai perdagangan Forex. Tetapi Anda membutuhkan akurasi, keterampilan analitis, dan disiplin jika Anda ingin memaksimalkannya. Berikut cara mempelajari perdagangan Forex untuk pemula:

Pahami Berbagai Istilah dalam Trading Forex

Sebelum melakukan investasi apa pun, Anda perlu mengetahui berbagai istilah yang digunakan dalam proses perdagangan. Beberapa istilah umum yang harus diperhatikan adalah:

1. Pip: perubahan nilai antara dua mata uang, menunjukkan 4 desimal nilai tukar. Jika EUR / USD nilai 1.1205 kemudian berpindah ke 1.1206 maka selisih 0,0001 adalah 1 pipa.

2. Base Currency: nilai mata uang dasar atau mata uang pertama dalam suatu pasangan mata uang. Tulisan di sebelah kiri tanda, misalnya Eur / (sebaliknya).

3. Pair Currency: nilai tukar untuk pasangan mata uang di forex, seperti Eur / USD.

4. Lot: jumlah unit mata uang yang dibeli atau dijual, dibagi menjadi ukuran mini, mikro, dan nano.

5. Buy: posisi untuk membeli. Biasanya pembelian dilakukan jika harga diperkirakan akan naik.

6. Sell: dibuat saat harga yang diinginkan turun. Anda menjual tinggi, lalu membeli kembali jika harga rendah. Perbedaannya akan menguntungkan Anda.

7. Leverage: pinjaman yang diberikan oleh pialang untuk membantu pedagang memperdagangkan volume besar.

8. Spread: selisih antara harga beli dan harga jual, biasanya untuk broker.

Memahami Cara Kerja Trading Forex

Mata uang dijual berpasangan, misalnya EUR / USD. Misalnya, EUR / USD = 1,1215.

Mata uang di sebelah kiri (Euro) adalah mata uang dasar, sedangkan mata uang di sisi lain disebut mata uang kutipan. Catatan di atas menunjukkan 1 euro = 1.1215 USD.

Berikut adalah contoh aplikasi dalam trading. Diketahui bahwa posisi harga beli dan harga jual Eur / USD adalah:

Buy: 1.1215

Sell: 1.1212

Harga “beli” menunjukkan harga untuk membeli 1 Euro adalah 1.1215 USD, sedangkan harga “Jual” menunjukkan harga untuk menjual 1 Euro adalah 1.1212 USD.

Saat berdagang, patokan adalah mata uang dasar atau posisi pertama pasangan dengan mata uang lawan. Jadi, saat membeli Eur / USD, kami mengharapkan mata uang dasar Euro meningkat nilainya, dan sebaliknya. Jika Anda memprediksi bahwa USD akan menguat dari Euro, maka posisi tersebut harus Anda jual.

Pilih Broker yang Tepat

Perdagangan valas terjadi antara dua pihak, yaitu Anda sebagai pedagang dan pialang, tanpa otoritas bursa pusat. Peran broker sangatlah penting.

Broker adalah penghubung antara pelaku pasar dan pasar forex internasional. Pialang juga menyediakan fasilitas untuk memungkinkan transaksi online.

Pastikan broker memiliki izin dan regulasi yang jelas. Untuk broker forex lokal di Indonesia, keberadaannya diatur oleh Bappebti.

Sedangkan untuk broker forex internasional, keberadaannya diatur oleh beberapa negara. Contoh paling terkenal adalah UK FCA di UK.

Manajemen Risiko

Untuk bertahan lama di dunia perdagangan Forex, Anda perlu mempelajari manajemen risiko. Pertama-tama, gunakan uang dingin atau uang yang siap “menghilang”, jangan gunakan uang tersebut untuk kebutuhan sehari-hari. Ini karena perdagangan Forex cukup berisiko sehingga Anda perlu bersiap jika terjadi kerugian.

Kecuali jika Anda juga perlu menyetel Stop Loss. Posisi Anda akan ditutup secara otomatis jika kerugian telah mencapai jumlah tertentu yang telah ditentukan sebelumnya. Tidak seperti Stop Loss, ada Take Profit.

Ingin trading forex? Yuk bersama mahadana asta berjangka aja!

Dengan Take Profit, jika posisi menguntungkan, maka secara otomatis platform akan menutup posisi. Tanpa Take Profit, Anda mungkin tidak merealisasikan keuntungan meskipun target Anda sudah tercapai karena Anda mengharapkan keuntungan lebih.

Dengan Take Profit, Anda bisa mengamankan profit yang telah diraih sehingga Anda tidak “termakan” oleh risiko rugi atau rugi karena harga bisa turun.