Repsol MotoGP Sangat Fokus Pada Marquez, Ini Akibatnya

Repsol MotoGP Honda sangat fokus pada Marc Marquez alhasil akhirnya pengembangan motor cuma merujuk pada satu pembalap. Serta nampak pembalap lain di Repsol seakan kerepotan dengan Honda RC213V.

Perihal itu di informasikan oleh afdal pembalap Honda, Casey Stoner, ia mengantarkan kalau Marc Marquez sudah memunculkan kasus di Honda. Begitu juga dikenal, Honda memanglah luang memimpin gelaran MotoGP dalam satu dasawarsa terakhir. Sayangnya, musibah yang mengenai Marquez pada masa 2020 membuat Honda kesusahan membuktikan energi saingnya.

Bagi Stoner, sulitnya rider Honda lain buat tampak bersaing disebabkan Honda yang sangat fokus pada bimbingan Marquez, tanpa ingin terbuka pada masukan 3 rider yang lain. Stoner juga melaporkan kalau karakter ini apalagi telah dipunyai Honda semenjak beliau sedang jadi test rider mereka, ialah pada 2013- 2015.

Sehabis musibah itu, Honda wajib menunggu 21 pacuan buat dapat menaruh pembalapnya ke podium paling atas. Stoner juga menyangka kalau Marquez jadi pemicu penting kemunduran Honda di 2 masa terakhir.

“ Keunggulan Marc merupakan kemampuannya yang amat kokoh dikala mengerem, jadi mereka membuat motor ini cuma baik di pengereman saja,” bentang pemenang bumi MotoGP 2 kali itu. Stoner ketahui perihal itu sebab dirinya luang jadi pembalap pengetes di Repsol MotoGP.

Menurutnya

keunggulan lain dari Marc merupakan ia sanggup menanggulangi kekurangan yanng ada pada motor Honda, serta perihal itu sedang susah dicoba oleh pembalap lain.

“ Kala aku mencoba Honda, fokusnya amat banyak pada tahap pengereman serta kemantapan pengereman,” nyata Stoner.“ Tetapi, sehabis itu motornya sungkan menekur. Marc amat cerdas menutupi sebagian permasalahan,” tukasnya.

Semenjak 2013, rider Honda yang sanggup meregang titel memanglah cuma Marquez. Tidak hanya itu, belum lagi terdapat rider Honda lain yang memenangi pacuan semenjak Cal Crutchlow di Argentina pada 2018. Para lawan juga sering mengatakan, tanpa Marquez, Honda akan kesusahan bersaing. Tetapi, Administrator Regu Repsol Honda, Alberto Puig, senantiasa teguh menyangkal.

Statment itu kesimpulannya teruji dikala Marc Marquez bolos semusim yang disebabkan patah tulang, pembalap Repsol MotoGP lain tidak satupun yang sanggup naik podium. Honda kembali berhasil pada Juli kemudian, kemenangan itu pula dipersembahkan oleh Marc Marquez sendiri di sirkuit Sachsenring. Baca Selengkapnya di motolineid