PT Pupuk Kaltim Konsisten Menerapakan Life Saving Rules (LSR)

Pupuk Indonesia Dukung Pengusutan Dugaan Penyalahgunaan Pupuk Subsidi

Berita Bisnis – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim/PKT) berkomitmen ingin mengoptimalkan implementasi aspek Keselamatan serta Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan Perusahaan, untuk menunjang terlaksananya aktivitas bisnis dengan lancar dan baik.

Salah satu upayanya ditunjukkan melalui penerapan Life Saving Rules (LSR), sebagai bentuk komitmen bersama antara manajemen bersama karyawan untuk melaksanakan serta memastikan peraturan dan standar keselamatan juga kesehatan kerja yang melekat pada setiap aktivitas di Perusahaan.

Untuk mengetahui lebih laniut tentang LSR, simak fakta – fakta menariknya dibawah ini !

  1. LSR Perwujudan Kesadaran Seluruh Insan PKT Dalam Mengedepankan Aspek K3

Direktur Operasi dan Produksi PKT, Hanggara Patrianta mengungkapkan bahwa LSR adalah perwujudan kesadaran seluruh insan PKT dalam mengedepankan aspek K3, sehingga bisa memitigasi beragam potensi risiko akibat kerja.

LSR juga mengatur tata cara pencegahan kecelakaan dan penegakan kedisplinan seluruh karyawan, ataupun kontraktor yang bekerja di lingkungan sebuah perusahaan.

  1. Penerapan LSR Wujud Implementasi SMK3

Penerapan LSR adalah wujud implementasi dari Sistem Manajemen Keselamatan serta Kesejahteraan Kerja (SMK3), yang dijalankan oleh PKT sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 mengenai SMK3.

Hanggara mengatakan bahwa LSR memberikan panduan tentang tata cara atas prinsip – prinsip, persiapan, implementasi kunci K3 hingga tanggung jawab, dan sanksi untuk seluruh karyawan ataupun kontraktor yang melakukan pekerjaan di lingkungan sebuah Perusahaan.

  1. LSR Menekankan Pada 4 Prinsip Utama

Hanggara juga menjelaskan bahwa LSR menekankan pada 4 prinsip utama yaitu perlindungan pekerja, pencegahan terjadinya fatality, kesadaran risiko, dan penjamin keselamatan.

Keempat prinsip tersebut merupakan upaya melindungi pekerja atas hak keselamatan dalam melakukan pekerjaan, agar tingkat kecelakaan bisa diminimalisir sekecil mungkin.

Selain itu, PKT pun terus berupaya meningkatkan kesadaran seluruh pihak terkait di lingkungan perusahaan atas risiko kecelakaan kerja, dan kepedulian terhadap keselamatan dari setiap aktivitas yang dijalankan.

Temasuk juga memastikan semua orang yang berada di tempat kerja dan masyarakat sekitar perusahaan guna mendapatkan perlindungan atas berbagai potensi bahaya ataupun dampak yang ditimbulkan akibat tindakan yang tak memenuhi persyaratan.

Hanggara menerangkan bahwa salah satu upayanya adalah setiap karyawan dan pihak lain yang akan melakukan pekerjaan di kawasan perusahaan, wajib memiliki izin kerja (work permit) sesuai prosedur yang berlaku. Izin kerja hanya boleh diterbitkan dan ditandatangani oleh pejabat atau petugas yang memiliki kewenangan saja serta dibuktikan dengan Sertifikat Izin Kerja (SIK).

LSR juga mengatur pekerjaan di ruang terbatas (confined space), pekerjaan panas, pekerjaan di ketinggian, dan Prosedur Lock Out Tag Out (LOTO) untuk setiap kegiatan yang berhubungan dengan sumber energi yang berbahaya, sehingga larangan di lingkungan kerja guna memastikan pekerjaan berlangsung aman.

Begitu pun terhadap pelanggaran yang terjadi, PKT akan memberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

  1. PKT Telah Mengembangkan Sistem Digital K3 Dalam Mengimplementasikan LSR

Dalam mengimplementasikan LSR di era 4.0 saat ini, PKT juga sudah mengembangkan berbagai sistem digital K3 antara lain e-permit, we care, share online, safety rep online, dan PKT sehat.

Hal itu sejalan dengan tema peringatan Bulan K3 Nasional 2022, yaitu Penerapan Budaya K3 pada Setiap Kegiatan Usaha Guna Mendukung Perlindungan Tenaga Kerja di Era Digitalisasi. Hanggara memastikan bahwa PKT akan terus melakukan penguatan kapasitas SDM dalam pemanfaatan teknologi, guna mendukung kinerja yang mengacu pada aspek K3 secara konsisten.

Tidak bisa dipungkiri jika pemanfaatan teknologi memiliki nilai risiko yang kompleks dan beragam, sehingga harus diantisipasi melalui implementasi K3 agar dapat menekan segala potensi risiko kecelakaan ataupun penyakit akibat kerja.