Pengertian Teks Editorial, Ciri-ciri, Struktur dan Contoh

Tentang Teks Editorial : Pengertian, Ciri-ciri, Struktur - MILENIALJOSS

Teks Editorial – Kali ini saya akan menjelaskan teks editorial. Daripada penasaran, berikut penjelasan lengkapnya.

Memahami teks editorial

Teks editorial adalah teks yang berisi pendapat pribadi atau pendapat seseorang tentang suatu isu atau isu aktual. Isu atau masalah ini dapat mencakup masalah politik, sosial atau ekonomi.

Meskipun demikian, pengungkapan teks harus berdasarkan dan dilengkapi dengan bukti, data atau alasan yang logis dan masuk akal sehingga dapat diterima dengan baik oleh pembaca atau pendengar.

Baca Juga : Publikasi Jurnal Cepat

Manfaat mengedit teks

  • Memotivasi pembaca.
  • Komunikasikan informasi kepada pembaca.
  • Kadang-kadang dapat mendorong pembaca untuk mengambil tindakan.
  • Mempengaruhi pikiran pembaca.

Mengedit fungsi teks

  1. Menjelaskan berita dan konsekuensinya kepada publik.
  2. Masyarakat dapat bersiap untuk kemungkinan yang akan datang.
  3. Isikan konteks berita yang terkait dengan realitas sosial.
  4. Terus melakukan penilaian etis terhadap jurnalisme.

Edit tujuan teks

  • Memberikan pembaca pandangan editorial tentang isu-isu yang berkembang.
  • Mintalah pembaca untuk memikirkan isu yang sedang dibahas atau apa yang terjadi dalam kehidupan di sekitar mereka.

Fungsi teks editorial

  1. Penggunaan kalimat singkat, padat, dan jelas.
  2. Teks tersebut merupakan opini atau pendapat argumentatif.
  3. Kuat sistematis dan logis.
  4. Ia menulis tentang topik yang dikembangkan atau didiskusikan oleh banyak orang, praktis dan faktual.

Struktur teks editorial

  1. Tesis (pendapat)

Bagian ini berisi pandangan penulis tentang masalah yang dibahas.

  1. Argumen

Bagian ini digunakan untuk memperkuat alasan atau bukti yang dikemukakan dalam tesis, meskipun biasanya argumen diartikan sebagai ketidaksetujuan. Argumen juga dapat berupa data dari pertanyaan umum atau temuan penelitian, atau fakta yang diperoleh dari sumber terpercaya.

  1. Pengulangan (pernyataan/kesimpulan)

Bagian ini adalah pengulangan dari poin-poin yang didorong oleh data dan fakta di bagian argumentasi, mencoba untuk menegaskan.

Edit aturan bahasa teks

  1. kata keterangan

Kata keterangan adalah kata keterangan dalam teks edit. Secara umum, sering terjadi adalah kata keterangan frekuensi, seperti biasanya, selalu, kadang-kadang, sering, sebagian besar waktu, jarang.

  1. Koneksi

Konjungsi adalah konjungsi. Secara umum, ada banyak konjungsi antar kalimat, seperti genap, genap, aktual.

  1. Bahan kata kerja

Kata kerja material adalah kata kerja yang mengungkapkan tindakan atau peristiwa tubuh. Contohnya adalah menulis, membaca, dan memukul.

  1. Kata kerja relatif

Kata kerja relatif adalah kata kerja yang menyatakan hubungan antara kekuatan (artinya A adalah B) dan afiliasi (termasuk arti A dan memiliki B).

  1. Kata Kerja Mental

Kata kerja mental adalah kata kerja yang menerapkan persepsi (merasakan, melihat), mempengaruhi (mengkhawatirkan, menyukai), dan kognisi (mengerti, berpikir).

Langkah-langkah persiapan

Langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah memilih topik terbaru yang sedang dibahas dan menarik perhatian pembaca Anda.

Selain itu, proses pengumpulan data digunakan untuk mendukung pendapat yang ingin disampaikan. Juga, bersiaplah untuk menyesuaikan topik dengan audiens target Anda.

Jika semua langkah sudah selesai, akhirnya tiba saatnya untuk proses editing. Proses terakhir berguna untuk mengecek ulang tanda baca, aturan bahasa, kesalahan ejaan, dll.

Edit contoh teks

kiriman

Dibandingkan negara lain, sistem pendidikan Indonesia bisa dibilang masih tertinggal jauh, bahkan dibandingkan negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Thailand. Mengapa itu terjadi? Revolusi spiritual yang pernah disuarakan pemerintah tidak boleh hanya sekedar angan-angan, tetapi harus benar-benar dilaksanakan dan dipraktikkan oleh semua pihak.

perdebatan

Kalau dari segi pendidikan di Indonesia belum membaik, bahkan bisa dikatakan mengalami kemunduran. Hal ini sebenarnya dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain masalah kesejahteraan guru, fasilitas yang tidak memadai, persepsi publik tentang pendidikan, dan korupsi spiritual yang mengakar di dalam pemerintahan.

Seperti yang kita ketahui bersama, saat ini pemerintah telah mengalokasikan 20% dana APBD untuk pendidikan. Namun semua dana tersebut tidak benar-benar digunakan untuk keseluruhan pendidikan. Tampaknya diketahui bahwa sebagian besar uang anggaran merembes keluar dalam perjalanan, bahkan dinas terkait dan sekolah.

Kesimpulannya

Jika kita mengkaji makna pendidikan lebih dalam, kita akan menemukan bahwa pendidikan tidak sama dengan pengajaran, dan pendidikan tidak harus selalu dikaitkan dengan sekolah. Pendidikan bukan hanya untuk menjadikan anak cerdas dan cerdas, tetapi yang lebih penting adalah menjadikan anak memiliki akhlak dan budaya yang baik.

Yaitu pengertian, manfaat, fungsi, tujuan, ciri, struktur, kaidah kebahasaan, dan langkah-langkah penyusunan teks penyuntingan. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda dan sampai jumpa di artikel selanjutnya.