Mari Kenali Cyber Blue Team | Satuviral.com

Satu Viral – Network Security Operation Center (NSOC), juga dikenal sebagai Cyber Blue Team, adalah sebuah pusat operasi yang bertanggung jawab untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengatasi ancaman keamanan jaringan yang mungkin diterima oleh organisasi. NSOC dapat digunakan oleh organisasi dari berbagai ukuran dan industri, termasuk perusahaan, pemerintah, dan organisasi militer.

 

NSOC biasanya terdiri dari tim yang terdiri dari ahli keamanan jaringan, analis jaringan, dan teknisi jaringan yang bertugas untuk mengawasi jaringan organisasi dan mengidentifikasi potensi ancaman. Tim ini bertanggung jawab untuk menganalisis data yang dikumpulkan dari berbagai sumber, seperti firewall, intrusion detection systems (IDS), dan sistem pemantauan jaringan.

 

NSOC juga bertanggung jawab untuk mengevaluasi potensi ancaman dan menentukan tindakan yang harus diambil untuk mengatasinya. Tindakan ini dapat berupa pembaruan konfigurasi

 

Network defense adalah sebuah proses yang digunakan untuk melindungi jaringan dan sistem dari serangan cyber. Ini termasuk berbagai teknik dan metode yang digunakan untuk mencegah, mendeteksi, dan menangani serangan cyber. Network defense adalah sebuah strategi untuk melindungi jaringan dan sistem dari serangan cyber. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi, mencegah dan menangani serangan yang dapat merusak atau mencuri data. Network defense dapat meliputi berbagai teknologi dan proses seperti firewall, intrusion detection and prevention systems (IDPS), virtual private networks (VPN), dan security information and event management (SIEM) systems.

 

Beberapa contoh aktivitas yang dilakukan dalam Network defense :

 

Identifikasi dan analisis ancaman: melakukan analisis terhadap potensi ancaman yang mungkin terjadi dan mengevaluasi risiko yang terkait.

 

Implementasi kontrol keamanan: mengimplementasikan kontrol keamanan seperti firewall, antivirus, dan intrusion detection systems (IDS) untuk melindungi jaringan dari serangan.

 

Monitoring dan analisis aktivitas jaringan: melakukan pemantauan terhadap aktivitas jaringan untuk menentukan aktivitas yang tidak normal atau serangan yang mungkin sedang berlangsung.

 

Respon dan tindakan: mengambil tindakan yang sesuai untuk mengatasi ancaman yang ditemukan dan mengambil langkah-langkah untuk mencegah serangan yang sama dari terjadi kembali.

 

Pemeliharaan dan update: Melakukan pemeliharaan dan update secara berkala pada sistem dan teknologi keamanan untuk memastikan bahwa mereka tetap efektif dalam melindungi jaringan.