Masya Allah, Inilah Kekhusyuan Orang Terdahulu Dalam Shalat !

 – Assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh sahabat jasa aqiqah, pada kesempatan kali ini kami akan menceritakan mengenai kekhusyuan orang terdahulu dalam shalat yang bisa insya Allah bisa menambah keimanan kita Ketika mendengar kisahnya. Berikut pemaparannya :

Menakjubkan Masya Allah, Inilah Kehusyuan Orang Terdahulu Dalam Shalat

Dikisahkan Sayyid Muinuddin Ashafwi di dalam kitab tafsirnya Jawa miuttibyan berkata : Menurut qaul yang shahih sesungguhnya khusyuk termasuk kewajiban di dalam shalat. Sofyan Ats Tsaury pernah berkata :’Barangsiapa yang tidak bisa khusyuk di dalam shalat maka shalatnya rusak.

Tuan Muhammad Al Bakri pernah berkata :’Untuk bisa menjalankan khusyuk, hendaknya sering melakukan rukuk dan sujud yang Panjang. Syekh Zakariya Al Anshari berkata :’Sesungguhnya melihat tempat sujud akan lebih dekat untuk membikin suasana khusyu.”

Pernah diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib ra bahwa beliau dalam Sebagian peperangan pernah terpanah pada salah satu anggotanya, panah itupun masih melekat pada tubuhnya. Orang-orang mengatakan :’Apapbila Sebagian tubuhnya tidak dilukai atau tidak dipotong sedikit maka panah itu tidak bisa diambil, kita pun juga khawatir pemotongan itu akan menyakiti Amiril Mukmin Sayyidina Ali bin Abi Thalib.

Lalu Sayyidina Ali berkata :’Apabila aku di tengah menjalankan shalat maka keluarkanlah. Akhirnya Sayyidin Ali pun melakukan shalat lantas mereka memutus atau membedah anggota tubuhnya, lantas dikeluarkan panah dari tubuh beliau. Sungguhpun demikian, Ali tidak berubah dalam menjalankan shalat. Ketika shalat telah usai, lalu sayyidina ali berkata:’Mengapa kamu tidak mencabut panah itu.’

Lalu mereka menjawab:’Kami sudah mengeluarkannya. Nah pikirkan sahabat jasa aqiqah bagaimana sayyidina ali bin abi thalib dalam berdialog dengan Allah tidak terlintas pemikiran yang lain kecuali hanya menghadap kepada Allah SWT sehingga tidak terasa bahwa salah satu anggotanya dibedah dan dikeluarkan anak panah dari dalam dagingnya.

Sahabat jasa aqiqah, kalau kita bandingkan dengan keadaan kia di waktu shalat sungguh jauh berbeda kita apabila menjalankan salat senantiasa terasa terganggu oleh ketombe dan nyamuk yang menggigigit bahkan apabila di suatu saat ada lalat yang bertebangan di muka kita, kita sudah terganganggu karenanya.

Jadi kita tidak layak untuk dianugrahi khusyuk. Nah sekarang dimanakah kedudukan keimana kita dibandingkan dengan kedudukan keimanan mereka ? Demikianlah tulisan kami pada hari ini semoga dapat menginspirasi sahabat jasa aqiqah. Aamiin.. Insya Allah

Sedang mencari jasa aqiqah terpercaya ? silahkan hubungi kami (jasa aqiqah , jasa aqiqah Jakarta, jasa aqiqah Tangerang , jasa qiqah terpercya )