Bisnis impor produk China

Barang-barang produksi China yang ada di Indonesia memang sangat laris dan banyak peminatnya, Situasi seperti ini dapat Anda manfaatkan sebagai peluang usaha untuk membuka bisnis impor. Bagi Anda yang baru akan memulai bisnis ini, simak penjelasan berikut mengenai cara memulai bisnis impor agar tidak mengalami kerugian dan bisa sukses.

  • Pilih jenis barang yang banyak diminati oleh orang Indonesia

Ketika memulai bisnis yang berkaitan dengan penjualan, hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengetahui target pasar yang luas, hal ini berlaku juga pada bisnis impor. Anda harus mengetahui jenis barang atau produk seperti apa yang dibutuhkan dan banyak dicari oleh masyarakat di Indonesia, baru setelah itu tentukan jenis barang yang akan diimpor dari China seperti tas, sepatu, ponsel atau yang lainnya. Usahakan untuk tidak menjual barang yang target pasarnya terbatas.

  • Pastikan untuk mengimpor produk yang legal

Agar bisnis bisa berjalan dengan lancar, pastikan untuk tidak menjual barang ilegal. Tentunya barang-barang ilegal ini akan menimbulkan masalah dan berdampak buruk bagi bisnis Anda.

  • Perhatikan biaya land cost

Biaya land cost atau seluruh biaya pengiriman produk termasuk juga bea cukai perlu diperhatikan dengan baik. Biaya ini nantinya dijadikan pertimbangan saat Anda menentukan harga jual produk agar tidak mengalami kerugian

  • Pilih supplier tetap

Ketika jenis barang yang akan diimpor sudah ditentukan, selanjutnya Anda perlu menemukan supplier dari China yang dapat diajak bekerja sama. Pastikan untuk memilih supplier yang terpercaya dan berpengalaman, Anda bisa menemukannya di berbagai marketplace yang tersedia, kemudian periksa performa invoice supplier tersebut. Proforma invoice ini merupakan dokumen yang berisi layanan yang diberikan oleh supplier dan bisa menunjukan kredibilitas dari supplier tersebut.

  • Perhatikan proses pengiriman

Sarana pengiriman barang impor dari China bisa dilakukan melalui jalur udara dan laut, yang mana setiap sarana memiliki kelebihannya masing-masing. Misalkan Anda mengimpor barang dengan jumlah yang banyak dengan jasa forwarder , maka akan lebih menghemat biaya jika menggunakan jalur laut, tetapi waktu yang diperlukan hingga barang sampai di tangan Anda memerlukan waktu yang lama.

Begitu juga jika menggunakan jalur udara, waktu yang diperlukan cukup cepat tetapi memerlukan biaya yang lebih banyak. Hal lain yang tidak kalah penting dalam proses pengiriman adalah memilih jasa pengiriman yang profesional, tepat dan terpercaya.