Apa Itu Psikologi Pendidikan, Contoh dan Tujuannya?

Apakah Anda pernah mendengar istilah atau kata Psikologi, kata ini pasti terkait dengan jiwa seseorang. Saat ini psikologi telah banyak dipelajari, terutama di perguruan tinggi. Maka pada kesempatan kali ini kami akan memberikan atau membahas tentang apa itu psikologi pendidikan yang bisa anda baca dibawah ini.

Pengertian dan Ruang Lingkup Psikologi Pendidikan

Psikologi pendidikan adalah studi sistematis tentang proses dan faktor yang terkait dengan pendidikan. Dari batasan-batasan di atas, terlihat bahwa ada korelasi yang sangat kuat antara psikologi pendidikan dan tindakan belajar.

Temukan psikotes online terbaik hanya di Golife.id

Oleh karena itu, tidak heran jika beberapa ahli psikologi pendidikan mengatakan bahwa bidang studi utama psikologi pendidikan adalah belajar. Dengan kata lain, psikologi pendidikan berfokus pada masalah-masalah yang berkaitan dengan proses dan faktor-faktor yang berhubungan dengan tindakan belajar.

Karena pemusatan perhatian pada masalah pembelajaran yang merupakan masalah yang tidak dapat dielakkan berkaitan dengan mata pelajaran siswa, konsumen utama psikologi pendidikan pada umumnya adalah pendidik. Ia memang dituntut untuk menguasai bidang ilmu ini agar dapat menjalankan fungsinya guna menciptakan kondisi yang dapat memberinya dorongan untuk belajar secara efektif.

Pengertian Psikologi dan Psikologi Pendidikan

Psikologi yang dalam istilah lama disebut psikologi berasal dari kata bahasa Inggris psikologi. Kata psikologi berasal dari dua kata Yunani, satu jiwa yang berarti jiwa, dialogo yang berarti ilmu. Psikologi lebih dikaitkan dengan kehidupan organisme manusia.

Dalam hubungan ini, psikologi didefinisikan sebagai ilmu yang berusaha untuk memahami tindakan manusia, penyebab dan cara melakukan sesuatu, dan juga untuk memahami bagaimana makhluk berpikir dan merasa. Pertama, psikologi adalah studi (pendidikan) ruh. Kedua, psikologi adalah ilmu tentang kehidupan mental. Ketiga, psikologi adalah ilmu tentang perilaku organisme.

Chaplin (1972) dalam Dictionary of Psychology-nya mendefinisikan psikologi sebagai ilmu tentang perilaku manusia dan hewan, serta penyelidikan organisme dalam segala variasi dan kompleksitasnya saat bereaksi terhadap arus dan perubahan lingkungan dan peristiwa sosial yang mengubah lingkungan.

Psikologi berasal dari bahasa Yunani psyche yang berarti jiwa dan logo yang berarti ilmu. Jadi secara etimologis (menurut arti kata) psikologi berarti ilmu yang mempelajari tentang jiwa, baik yang berkaitan dengan berbagai gejala, proses maupun latar belakang, atau disebut psikologi.

Berbicara tentang jiwa, seseorang harus terlebih dahulu dapat membedakan antara hidup dan jiwa. Hidup adalah kekuatan fisik yang bergantung pada kehidupan fisik dan menimbulkan tindakan fisik, yaitu tindakan yang disebabkan oleh proses belajar, misalnya: naluri, refleks, nafsu, dan sebagainya.

Jika tubuh mati, jiwa akan mati. Sedangkan jiwa adalah kekuatan spiritual abstrak, ia merupakan penggerak dan pengatur segala tindakan pribadi (perilaku pribadi) hewan dan manusia yang lebih tinggi. Kebutuhan pribadi adalah tindakan sebagai hasil dari proses belajar yang dapat dihadapi dalam situasi fisik, spiritual, sosial dan lingkungan.

Proses belajar adalah proses peningkatan kepribadian (personality) seseorang dengan berusaha memperoleh pemahaman baru, nilai-nilai baru, dan keterampilan baru, sehingga seseorang dapat berhasil lebih baik, dalam menghadapi kontradiksi dalam hidup. Menjadi jiwa mengandung pengertian, nilai-nilai budaya dan keterampilan.

Definisi psikologi di atas mencerminkan berbagai pendapat para psikolog. Perbedaan tersebut bermula dari perbedaan titik tolak para ahli dalam mengkaji dan membahas kehidupan jiwa yang kompleks ini.

Dan dari pengertian tersebut, paling tidak dapat disimpulkan bahwa psikologi adalah ilmu yang mempelajari segala tindakan dan perbuatan seorang individu, dimana individu tersebut tidak dapat dipisahkan dari lingkungannya.

Dalam memelihara dan memberikan kekayaan moral dan intelektual. Selanjutnya menurut KBBI pendidikan adalah proses mengubah sikap dan perilaku orang atau kelompok dalam upaya mendewasakan orang melalui upaya mengajar dan berlatih. Psikologi Pendidikan adalah disiplin ilmu psikologi yang mempelajari masalah-masalah psikologis yang terjadi di dunia pendidikan.

Sedangkan menurut American Encyclopedia, gagasan psikologi pendidikan adalah ilmu pertama tentang prinsip-prinsip dalam pengajaran yang berkaitan dengan penemuan dan penerapan prinsip dan metode untuk meningkatkan efisiensi pendidikan.

Dari pengertian di atas, kita dapat memahami pengertian psikologi dan pengertiannya sendiri. Selama atau saat masih berpikir bahwa psikologi adalah ilmu yang mencoba membahas semua aspek kepribadian.

Dari pengertian di atas, kita dapat memahami pengertian psikologi dan pengertiannya sendiri. Selama atau saat masih berpikir bahwa psikologi adalah ilmu yang mencoba membahas semua aspek kepribadian.

Dengan menggunakan penggunaannya dalam praktik, baik secara individu maupun dalam hubungannya dengan manusia lain atau lingkungannya, kita dapat mengatakan bahwa psikologi pendidikan sebenarnya termasuk dalam psikologi, dan tidak perlu dipertanyakan atau dipisahkan menjadi disiplin ilmu tersendiri.

Pendidikan dapat dikatakan sebagai cabang psikologi dalam psikologi pertumbuhan dan perkembangan anak, baik fisik maupun mental, yang erat kaitannya dengan masalah pendidikan, terutama yang mempengaruhi proses dan keberhasilan pembelajaran.

Tujuan Studi Psikologi dan Psikologi Pendidikan

1. Objek Studi Psikologis

Objek Psikologi terbagi menjadi 2, yaitu:

Objek material adalah hal-hal yang dibicarakan, dipelajari atau dicari, atau hal-hal yang tidak pasti yang ditentukan atau yang menjadi sasaran pemikiran, objek material mencakup apa saja, baik hal yang konkret (spiritual, nilai, gagasan).

Objeknya adalah manusia. cara orang bergerak bagaimana melihat sesuatu dan melihat dari mata mereka. Dalam tulisan ini, kita tidak akan membahas psikologi hewan atau psikologi hewan, tetapi akan membahas psikologi dengan objek manusia.

1) Psikologi Umum

Apa itu Psikologi Umum?
Psikologi umum adalah ilmu psikologi yang mempelajari dan mempelajari kegiatan kejiwaan manusia atau kegiatan umum yang bersifat dewasa, normal, dan beradab (budaya).

2) Psikologi Khusus

Studi psikologi dan aspek khusus dari aktivitas psikis manusia. Hal-hal tertentu yang menyimpang dari hal-hal umum tersebar dalam psikologi khusus.

2. Objek Studi Psikologi Pendidikan

Objek kajian psikologi tanpa masalah psikologis guru adalah siswa. Karena hakikat pendidikan itu adalah pelayanan khusus bagi siswa. Menurut Glover dan Ronning, objek penelitian psikologi meliputi topik tentang pertumbuhan dan perkembangan siswa, keturunan dan lingkungan, perbedaan siswa, potensi dan karakteristik perilaku siswa, pengukuran.

Sedangkan menurut Syaodih Sukma Dinata dalam Syaiful Sagala mengatakan bahwa penelitian psikologi pendidikan adalah interaksi antara pendidik dan peserta didik untuk meningkatkan keterampilan peserta didik, dengan dukungan fasilitas dan fasilitas tertentu yang tersedia di lingkungan tertentu.

Pengetahuan tentang psikologi mahasiswa sangat penting dalam dunia pendidikan. Oleh karena itu, ilmu psikologi pendidikan seharusnya menjadi kebutuhan para guru, bahkan bagi siapa saja yang sadar menjadi seorang pendidik.

Apa Keterbatasan Objek Studi Psikologi?

Secara umum, banyak objek yang dipelajari dalam psikologi pendidikan dibagi menjadi tiga jenis:

Tentang pembelajaran, yang meliputi teori, prinsip, dan karakteristik perilaku belajar siswa, dan lainnya.
Mengenai proses belajar adalah tahapan-tahapan tindakan dan peristiwa yang terjadi selama kegiatan belajar siswa;
Berkaitan dengan situasi mengajar, yaitu suasana hati dan kondisi lingkungan, fisik dan non fisik yang berkaitan dengan kegiatan belajar siswa.

Lingkup Psikologi Pendidikan

Jika kita bertanya tentang (lingkup) psikologi pendidikan, berarti bertanya tentang apa yang disebut psikologi pendidikan, maka berdasarkan berbagai buku psikologi pendidikan, kita akan mendapatkan jawaban yang berbeda-beda.

Beberapa buku menunjukkan ruang lingkup yang lebih luas, sementara buku-buku lain menunjukkan ruang lingkup yang lebih sempit atau terbatas. Buku dengan cakupan yang lebih luas biasanya membahas perkembangan, keturunan dan lingkungan, kesehatan mental, evaluasi studi dan banyak lagi.

Dapatkan soal tes psikologi gratis disitus Golife.id

Sedangkan buku dengan ruang lingkup yang lebih sempit biasanya berkaitan dengan proses belajar mengajar. Perbedaan tersebut sangat dipengaruhi oleh penulis ketika menulis buku. Ada yang berniat hanya memberikan pengantar, jadi pembahasannya cukup luas, tapi akan kurang mendalam.

Di sisi lain, ada pula yang ruang lingkup pembahasannya tidak luas, termasuk proses pembelajarannya, namun pembahasannya cukup mendalam. Namun, psikologi pendidikan membahas hal-hal berikut:

  1. Keturunan dan Lingkungan
  2. Pertumbuhan dan Perkembangan
  3. Potensi dan Karakteristik Perilaku
  4. Kesehatan Mental dan Pendidikan dan
  5. Evaluasi Hasil Pendidikan

Selain itu, perlu dicatat bahwa banyak buku psikologi pendidikan yang tidak memiliki judul buku dengan kata psikologi pendidikan, padahal buku tersebut sebenarnya adalah buku psikologi pendidikan, dalam arti buku psikologi pendidikan, dan mengupas poin-poin bahasa tertentu dari pendidikan. psikologi.

Kesimpulan

Objek kajian psikologi tanpa masalah psikologis guru adalah siswa. Karena hakikat pendidikan itu adalah pelayanan khusus bagi siswa. Secara umum, ada banyak keterbatasan objek penelitian psikologi pendidikan menjadi tiga jenis. Demikian penjelasan tentang Psikologi Pendidikan semoga bermanfaat, terima kasih.